Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kunyit

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kunyit

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kunyit – Semua pasti sering mendengar kunyit atau di kenal juga dengan sebutan kunir.

Tanaman yang berasal dari India ini memang sudah di kenal lama oleh masyarakat Indonesia yang di jadikan sebagai pewarna alami pada Industry garment, rempah – rempah atau bumbu masakan dan juga sebagai bahan dasar pembuatan obat tradisional seperti obat untuk memperlancar proses menstruasi.

Tanaman kunyit ini dapat tumbuh pada ketinggian sekitar 1300 hingga 1600 meter di atas permukaan laut dengan curah hujan yang cukup tinggi.

Tanaman kunyit dapat di perbanyak dengan sistem setek rimpang menggunakan bibit tua, yang sangat cocok hidup di daerah tropis seperti Indonesia. Kunyit juga mengandung banyak zat kimia seperti protein, besi, kalium dan vitamin C.

Terlalu sering menggunakan kunyit untuk keseharian rasanya tak enak jika tidak mengenal klasifikasi si tanaman kunyit ini dan juga morfologinya, maka berikut perhatikan penjelasan saya yang di ambil dari berbagai sumber.

Klasifikasi tanaman kunyit

Sangat di perlukan pengklasifikasian tanaman demi membedakan tanaman yang satu dengan yang lainnya dan juga memudahkan ketika pengenalan. Menurut ilmu agroteknologi berikut ini adalah tabel klasifikasi tanaman kunyit :

Kingdom Plantae
Sub Kingdom Viridiplantae
Infra Kingdom Streptophyta
Super divisi Embryophyta
Divisi Tracheophyta
Sub divisi Spermatophytina
Kelas Magnoliopsida
Super ordo Lilianae
Ordo Zingiberales
Famili Zingiberaceae
Genus Curcuma L
Spesies Curcuma Long L

Morfologi tanaman kunyit

Tanaman kunyit tumbuh tersusun dari batang, daun, bunga dan akar sekalian menjadi buahnya. Berikut ini penjelasan morfologi pada tanaman kunyit :

1. Daun

Tanaman kunyit memiliki daun tunggal berbentuk runcing pada ujungnya dan pangkalnya, berwarna hijau muda hina hijau tua dengan tepi daunnya rata.

Satu tangkai terdapat 5 – 15 helai daun berukuran 85 cm pada panjangnya dan berukuran 25 cm pada lebarnya. Memiliki pertulangan yang menyirip berwarna hijau pucat.

2. Batang

Tanaman kunyit memiliki batang semu yang berwarna hijau, tumbuh tegak lurus ke atas dengan tinggi sekitar 70 – 100 cm.

Batang tersebut membentuk membulat dan rimpang yang tersusun dari pelepah daun agak lunak.

Rimpang kunyit memiliki warna Jingga kecokelatan sedangkan daging buahnya berwarna merah kekuningan.

3. Bunga

Tanaman kunyit juga memiliki bunga yang berasal dari rimpang di bagian batangnya dan ibu tangkai bunga tersebut memiliki rambut yang kasar dan rapat.

Ketika kering, bunga kunyit memiliki ketebalan sekitar 2 – 5 mm dan panjangnya sekitar 4 – 8 cm. Bunga pada kunyit termasuk pada bunga majemuk dengan mahkota berwarna putih.

Terdapat rambut dan juga sisik pada batang semu mulai dari pucuk dengan panjang sekitar 10 – 15 cm. Mahkota bunga berukuran sekitar 3 x 1,5 cm dan memiliki warna putih kekuningan.

4. Akar

Tanaman kunyit memiliki akar berbau aromatik dan memiliki rasa agak pedas dan juga agak pahit. Akar yang dimiliki kunyit ini berbentuk seperti rimpang dengan ciri khasnya.

Ketika akar kunyit di larutkan dalam air maka akan berubah warna kuning air tersebut efek reaksi zat curcuminoid.

Sudah lama akar pada kunyit ini dimanfaatkan masyarakat sebagai pewarna dan rempah – rempah bumbu masakan.

Selain itu, akar ini juga bermanfaat untuk mengobati beberapa penyakit, seperti sebagai anti bakteri.

Kulit rimpang pada kunyit berwarna Jingga kecokelatan dan berwarna merah Jingga kekuningan pada daging buahnya.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Klasifikasi dan morfologi Tanaman kunyit. Selamat mencoba.

About the Author: paintedwardrobespainted

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *